Sabtu, 10 Desember 2011

Malam 10 Desember 2011 Terjadi Gerhana Bulan Total Loh..!

Malam ini, 10 Desember 2011 akan terjadi gerhana bulan total. Gerhana ini dapat diamati di berbagai belahan tanah air. Sebelum saya melanjutkan akan coba saya jelaskan mengenai gerhana bulan yang saya ambil dari berbagai sumber.

Gerhana Bulan
Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.

Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.
Jenis Gerhana Bulan:
Gerhana bulan total
Pada gerhana ini, bulan akan tepat berada pada daerah umbra.
Gerhana bulan sebagian
Pada gerhana ini, tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari matahari oleh bumi. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan.
Gerhana bulan penumbra
Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.
Pandangan masyarakat tentang gerhana bulan sangat beragam. Ini beberapa cerita gerhana bulan dan bagaimana islam menyikapinya.
Orang Arab Quraisy, berkeyakinan bahwa gerhana baik bulan maupun gerhana matahari menandakan akan terjadi sesuatu, seperti adanya kematian atau kelahiran, dan kepercayaan ini dipercaya secara turun temurun sehingga menjadi keyakinan umum masyarakat.
Di zaman Rasulullah, misalnya, pernah terjadi gerhana matahari yang bersamaan dengan kematian putra Rasul SAW yang bernama Ibrahim. Orang-orang pada saat itu menganggap terjadinya gerhana karena kematian putra Nabi tersebut.
Pemahaman tersebut dibenarkan oleh Nabi, sehingga Nabi dalam haditsnya mengatakan “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”

Selain itu bagi sekelompok masyarakat, gerhana bulan dikaitkan dengan berbagai mitos dan tahayul. Di negeri China  misalnya, percaya bahwa naga sedang memakan bulan tersebut.
Sementara di Jepang, orang percaya bahwa waktu gerhana ada racun yang disebarkan ke bumi. Dan untuk menghindari air di bumi terkontaminasi racun, mereka menutupi sumur-sumur mereka.
Di Indonesia, khususnya di pulau Jawa menganggap bahwa Batara Kala alias raksasa jahat, memakan bulan. Maka masyarakat Jawa khususnya anak-anak ramai memukul kentongan pada saat gerhana untuk menakut-nakuti dan mengusir Batara Kala. Bahkan di tempat penulis tinggal, bahwa gerhana bulan membawa petaka, jadi bagi perempuan yang hamil harus bersembunyi di kolong tempat tidur karena jika tidak akan mengalami keguguran.
Semuanya itu hanyalah hayalan seharusnya sebagai orang yang percaya akan ilmu tidak semudahnya pada hal-hal tahayul seperti itu, karena dengan adanya ilmu pengetahuan kejadian seperti gerhana bulan dapat dijelaskan, apalagi sebagai umat islam. Dalam ajaran islam gerhana adalah salah satu kekuasaan Allah, dan disunnahkan pada gerhana baik bulan maupun matahari untuk melaksanakan sholat gerhana, untuk referensi cara pelaksanaannya tidak saya cantumkan dalam tulisan ini.
Menurut sumber terpercaya, pada malam 10 Desember 201 ini akan terjadi gerhana bulan total, gerhana bulan diperkirakan akan terjadi pada pukul 19.33 WITA (WIB = WITA – 1 jam, WIT = WITA + 1 jam, namun penulis tidak bisa mengamatinya, disebabkan langit masih mendung habis hujan. Namun bersyukurlah bagi siapa saja yang dapat menikmati pemandangan yang berharga.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_bulan
http://duniaastronomi.com/2011/11/gbt20111210/
http://nasional.inilah.com/read/detail/1610052/gerhana-bulan-dalam-pandangan-islam-mitos

3 komentar:

  1. Bulannya lagi dimakan Batara Kala tuh (mitos jawa)

    BalasHapus
  2. ih pengen liat..

    BalasHapus
  3. @Fiizhtan: Lagi2 mitos.
    @berpikirsesaat : Udah telat, kemarin g lihat sih

    BalasHapus

Mari kita biasakan untuk tidak COPAS, dan tinggalkan komentar untuk blog ini. Terima kasih